a hundred and one Tempat Makan Enak Di Yogyakarta

Uncategorized

Mari menjelajah Jogja melalui rasa. Cicipi manis, pedas, asam, dan asinnya kekayaan kuliner Jogja serta kisah di baliknya. Meskipun banyak tempat kuliner ini hanya buka malam hari, pengunjung tak pernah sepi. Toh diet bisa dimulai besok.

* 10 Angkringan Kondang
Tempat Bernostalgia Kala Pulang ke JogjaKe Jogja itu seperti pulang kampung, ada segudang rindu yang membuatnya istimewa. Suasananya yang bersahabat dan angkringan adalah 2 hal yang jarang gagal bikin orang kangen untuk “pulang ke Jogja”.

* 10 Menu Sarapan Asyik di Yogyakarta
Awal yang Lezat untuk Hari yang HebatSarapan menjadi agenda penting para traveler untuk mengisi cadangan energi sebelum berkelana sepanjang hari. Berikut kami sajikan 10 menu sarapan asyik bagi para traveler untuk mengawali harimu di Yogyakarta.

* 10 Kuliner Mblusuk di Jogja
Makin Tersembunyi Malah Makin DicariLokasi boleh saja masuk ke dalam kampung, namun karena rasa yang sudah terbukti maka pencarian pun bukan hal sia-sia. Inilah 10 tempat makan mblusuk yang justru semakin diburu. Rasakan sensasi pencariannya, dan nikmati kelezatannya.

* 7 Gudeg Terkenal di Jogja
Berburu Kuliner Khas Jogja yang MelegendaJogja memang tepat jika dijuluki sebagai Kota Gudeg, karena di setiap sudut kotanya bisa dengan mudah menemukan kuliner legendaris berbahan gori ini. Rasanya yang istimewa membuat gudeg selalu diminati dan diburu oleh para penggila kuliner.

* 10 Kuliner di Pasar Beringharjo
Jujugan Kulineran Setelah Lelah Jalan-Jalan di MalioboroSiapa bilang di Pasar Beringharjo hanya menjual kain batik saja? Ternyata di tempat ini ada banyak kuliner khas Yogyakarta, dari yang mudah ditemukan sampai yang langka. Simak liputan YogYes berburu kuliner di Pasar Beringharjo.

* 10 Kuliner Wajib di Jogja
Jelajah Jogja Lewat RasaBelum afdol rasanya bila berlibur ke Jogja tanpa merasai setiap ikon kulinernya. Inilah 10 ikon kuliner Jogja yang wajib dicoba sebagai peta menjelajah setiap jejak yang akan mengantar kita pada petualangan rasa.

* 10 Soto Paling Enak di Jogja
dari Soto Kadipiro hingga Saoto Bathok Mbah KatroJogja punya ribuan warung soto. Ini 10 warung soto yang paling enak di Jogja versi YogYes, mulai dari Soto Ayam Kadipiro hingga Saoto Bathok Mbah Katro. Sssst, yang terakhir ini harganya murah banget!

* 3 Kafe Cokelat di Jogja
Menikmati Kuliner Manis nan RomantisCokelat menjadi salah satu simbol cinta atau tanda kasih yang telah mengakar di dunia. Tiga kafe di Jogja ini pun menyediakan beragam menu cokelat spesial buat para chocoholic atau sepasang kekasih yang ingin mempermanis momen-momen romantis berdua.

* 5 Kafe di Jogja yang Buka 24 Jam
Hai Insomnia, Mari Kita Bekerjasama!Biarkan saja insomnia datang sesuka hatinya. Ucapkan selamat datang di Jogja dan ajak dia nongkrong seru di 5 kafe yang buka selama 24 jam ini. Bila perlu, traktirlah secangkir kopi dan kenalkan dia kepada teman-temanmu.

* 5 Kuliner Tengah Malam di Jogja
Penyelamat Sahur dan Saat Tak Bisa Tidur5 kuliner legendaris Jogja ini hanya buka tengah malam. Kuliner-kuliner ini siap jadi penyelamat sahur atau ketika tak bisa tidur. Ayo bergegas dan ajaklah lidah merasakan sensasi berwisata sebelum pagi tiba!

* 7 Kuliner Nusantara di Jogja
Miniatur Kuliner Indonesia Ada di JogjaSelain membentuk semacam miniatur kultur Indonesia, penduduk pendatang di Yogyakarta dari berbagai suku juga membentuk miniatur kuliner nusantara. Makanan khas berbagai etnis yang ada di kota ini, semakin memperkaya khazanah kuliner di Yogyakarta.

* eight Kuliner Wajib di Kaliurang
No. 7 Bisa Bikin Kamu Ketagihan!Hawa dingin di Kaliurang memang sering membuat tubuh merasa lapar. Kuliner khas Kaliurang ini bisa mengobati rasa lapar kita, sekaligus melengkapi kunjungan kita ke lereng selatan Gunung Merapi.

* Angkringan ‘Bapak’
Tempat Mencicip Kesederhanaan Jogja yang SeutuhnyaHmm, siapakah bapak penjual angkringan yang baik ini?

* Angkringan Lik Man
Menikmati Malam di Yogyakarta bersama Kopi JossAngkringan Lik Man dikelola oleh putra Mbah Pairo, penjual angkringan pertama di Yogyakarta. Memiliki minuman khas Kopi Joss, angkringan ini pernah menjadi tempat melewatkan malam sejumlah tokoh terpandang di Indonesia.

* Angkringan Sendang Ayu
Gerbong-Gerbong yang Tak Pernah KosongDi Yogyakarta, angkringan dan nasi kucing seperti cendawan di musim hujan. Tersebar seantero provinsi, bisa sangat sulit menentukan angkringan mana yang patut dicoba. Tenang! Sendang Ayu, dengan gerbong-gerbong angkringannya pantas dicoba.

* Ayam Goreng Bu Sum
Pelanggan Datang Meski Menempuh Perjalanan PanjangMeskipun resepnya sederhana, ayam goreng Bu Sum punya pelanggan yang banyak. Warungnya yang berada di pinggir jalan sangat strategis memudahkan orang untuk mencarinya. * Ayam Goreng Mbah Cemplung
Dari Dusun Semanggi, Mbah Cemplung Lawan Ayam KrispiDi tengah menjamurnya restoran cepat saji dengan menu ayam krispi, Mbah Cemplung tetap bertahan dengan ayam goreng rumahan sebagai menu andalan. Hadir dengan cara tradisional dan sederhana, ayam krispi pun ia lawan. * Bakmi Jowo Mbah Gito
Bersantap Seraya Mengenang Suasana Rumah EyangTak hanya kelezatan santapannya saja yang ditawarkan, namun juga suasana Jawa-tradisional yang membuat pengunjung akan mengarungi lorong waktu menuju masa silam. * Bakmi Mbah Mo
Pengunjung Mengular Karena Getok TularStrategi pemasaran Bakmi Mbah Mo hanya getok tular, agak tak selaras dengan period kecanggihan komunikasi saat ini. Namun, strategi ini terbukti telah mengundang jajaran pejabat tinggi dan mantan presiden untuk menikmati menu di warung ini. * Bakmi Shibitsu
Ketika Bakmi Bisu Membuat Anda Kehilangan KataBakmi Shibitsu menghadirkan pengalaman membisu ganda saat mencicipnya. Penjual yang bekerja tanpa kata menyiratkan etos kerja keras dan rasa bakmi yang sanggup membuat anda kehilangan kata singgah ke lidah.

* Bakso Ironayan
Pak Jam dan Baksonya yang Makin Dikunyah Makin Terasa DagingnyaTerselip di kampung Ironayan, warung bakso yang satu ini menyuguhkan bola-bola kenikmatan yang dipelajari dari ketekunan. * Banyu Mili
Wisata Air yang Berpadu dengan Lezatnya Udang Bakar MaduPuas bersenang-senang di wahana air, langsung dilanjut dengan wisata kuliner. Sepiring udang bakar madu yang tersaji di meja terlihat sangat menggoda. Rasanya? Hmm…, ada sensasi manis dan gurih yang lezat. (0274) * Burger Monalisa
Makanan Asal Hamburg Versi JogjaMelegenda sejak tahun 1988, Burger Monalisa semakin memperkaya khazanah kuliner di Jogja. Roti, mayones, dan dagingnya yang homemade memiliki rasa khas Jogja. * Cafe Brick
Memboyong Vintage Eropa ke Sisi JogjaEropa memang benua yang sangat populer di dunia. Benua yang memiliki beragam lanskap ini tentunya menjadi magnet bagi para wisatawan. Namun, tak perlu jauh-jauh berwisata ke sana, karena di Jogja pun kini kita bisa merasakan suasana Eropa. * Depot Setiawan
Ketika Pak Koki Restoran Memasak Bakmi di Pinggir JalanMakanan pinggir jalan tidak selalu memiliki rasa yang pas-pasan. Di Depot Setiawan, kita bisa menikmati bakmi pinggir jalan dengan porsi yang besar, dimasak oleh Pak Koki veteran yang tidak lagi bekerja di restoran.

* Entok Slenget Kang Tanir
Mencicipi Kuliner Entok Pedas nan Langka dari Daerah Turi, JogjaDagingnya yang alot dan sulit diolah membuat banyak orang manyerah. Tapi di tangan Kang Tanir, entok atau itik manila ini takluk jua. Ia siap menantang penggila pedas untuk mencoba sensasi pedas semlengetnya yang tak biasa. * Gudeg
Kuliner Jogja yang Paling PopulerSejak puluhan tahun lalu gudeg telah menjadi kuliner Jogja paling populer. Tak hanya sentra gudeg, hampir setiap sudut kota menyajikan masakan berbahan baku nangka muda ini. Gudeg kering pun menjadi salah satu oleh-oleh yang paling banyak dicari.

* Gudeg Pawon
Langsung Saja ke Dapur Ketika Lapar MenghamburDapur menjadi tempat krusial bagi rumah makan. Saking krusialnya, terkadang pengunjung tidak diizinkan untuk mendatangi tempat untuk memasak itu. Namun, berbeda dengan Gudeg Pawon yang malah mengharuskan semua pengunjungnya masuk ke dapur. (0274) * Jadah Tempe Mbah Carik
Dua Sejoli dari Jogja Tempoe DoeloeMakanan memiliki nostalgia tersendiri yang mampu mengingatkan kita pada momen-momen tertentu di balik rasa dan aromanya. Seperti kisah dua sejoli, si Jadah dan si Tempe dari Kaliurang. (0274) * Jati Kuno Resto
Wooden Art Gallery yang Tersembunyi dengan Sajian yang NgangeniJati Kuno Resto memadukan Joglo Jawa yang klasik dan cafe bergaya industrial yang asik. Restoran ini adalah tempat yang tepat untuk bersantai dan menikmati makanan enak; Sop Buntut, Iga Bakar, dan Lodo Ayam yang gurih. * Joglo Pari Sewu
Makan di Bangunan Kawakan, Pinggir GrojoganBangunan lawas seperti joglo atau pendopo selalu membuat hati terpikat. Apalagi bila dipadukan dengan suasana alamnya yang masih kental. Di tempat makan unik Joglo Pari Sewu bisa menikmati bangunan lawas sekaligus berwisata di bantaran sungai. * Karangan
Kudapan Langka dari Tepi Selatan JogjaMeski Indonesia memiliki banyak biota laut, makanan tradisional khas Bantul bernama Karangan yang terbuat dari rumput laut mulai langka ditemui. Cita rasanya sudah mulai digantikan oleh makanan kekinian.

* Kedai Kopi Menoreh Pak Rohmat
Robusta Aroma Moka Ala Perbukitan Kapur JogjakartaSebagai minuman sejuta umat, kopi selalu mampu menciptakan berbagai emosi bagi para pecandu kafein. Di Kedai Kopi Menoreh Pak Rohmat, kita bisa menikmati kopi tradisional ala Perbukitan Menoreh dan suasana ala pedesaan yang sulit untuk dilupakan. * Klinik Kopi
Jangan Ada Gula di Antara KitaKlinik Kopi terkenal sebagai kedai kopi yang tidak menyediakan susu dan gula bagi pelanggannya. Di sini, kita dipaksa untuk menikmati “kopi yang sesungguhnya” sambil mendengar cerita dari sang story teller. * Lesehan Pari Gogo
Sego Abang dan Kuliner dari Tanah GersangLesehan Pari Gogo begitu legendaris, Sultan HB X dan Ibu Megawati pun pernah makan di sini. Sajiannya adalah kuliner khas daerah karst yang gersang, seperti sego abang (nasi merah) dan kuliner unik lainnya. Penasaran? * Lotek Teteg
Lotek dan Gado-gado Porsi SeabregLotek dan gado-gado yang menjadi makanan khas Indonesia dihadirkan dengan porsi seabreg di Warung Lotek Teteg. Selain rasanya yang khas, lokasinya yang strategis dan tempatnya yang teduh membuat warung ini ramai dikunjungi pecinta kuliner. (0274) * Mangut Beong Sehati
Pedasnya Malah Bikin KetagihanMasing-masing kita memang punya sisi masochistic . Meskipun hanya sebatas ketagihan ‘disakiti’ cabe setan mangut beong. * Mangut Lele Mbah Marto
Terperangkap Nikmatnya Olahan Mangut Lele AsapMemang bikin emosi mencari lokasi warung makan Mbah Marto yang nyempil di tengah perkampungan, apalagi tidak ada papan penunjuk jalan menuju ke sana dari Jalan Parangtritis. Mau tak mau harus bertanya penduduk sekitar untuk menemukan keberadaannya. * Mi Lethek Balungan Mbah Sur
Kurangi Gengsi Kalau Tak Ingin Lidah Mati RasaMi lethek adalah makanan khas Bantul yang berbahan dasar tepung tapioka dan singkong. Pada tahun 2017 mi lethek menjadi acquainted setelah Obama menyantap makanan ini. Salah satu menu mi lethek yang terkenal adalah mi lethek balungan Mbah Sur. *
* Nasi Campur Demangan
Pemadam Kelaparan Saat Malam dekat Pasar DemanganMeskipun baru buka di atas jam sembilan malam, kuliner di salah satu sudut Jalan Gejayan ini tak pernah sepi pembeli. Nikmatnya seporsi nasi campur yang masih mengepul ditambah sambal teri siap meredakan lapar di malam hari. * Nasi Goreng Beringharjo
Kelezatan Kuliner Jawa CinaMenikmati Nasi Goreng Beringharjo sama dengan mendengar sepiring cerita seputar perpaduan budaya Jawa Cina di Indonesia, terutama soal kuliner, bukan cuma kelezatannya saja.

* Nasi Goreng Hitam “Mbak Ika”
Pekat, Lezat, Berkhasiat Racikan Koki Hotel Bintang EmpatMblusuk ke dalam gang-gang di wilayah Alun-Alun Utara Yogyakarta, warung Mbak Ika seperti mutiara hitam yang sulit ditemukan. Namun begitu menemukannya, semuanya lunas terbayarkan. * Nasi Goreng Mr. Bean
Irisan Lemaknya Meleleh di MulutNampak seperti ‘The Beast’ dari luar di tepi Jl. Colombo, Mr. Bean menjual nasi goreng dengan rasa ‘The Beauty’. * Oseng-oseng Mercon Bu Narti
Pedasnya Meledakkan MulutNasi putih panas dipadu oseng-oseng super pedas meledak di mulut. Kelezatan kikil bercampur aneka bumbu dapur menggoyang lidah, menuntut kita untuk pantang berhenti menyuap. * Pawon Luwak Coffee
Mencicipi Salah Satu Kopi Paling Mahal di DuniaDi kedai kopi ini, kita bisa mencicipi salah satu kopi paling mahal di dunia ini sambil belajar proses produksinya dan melihat langsung luwak yang lucu-lucu.

* Pecel Baywatch
Menyantap Pecel Kembang Turi Racikan Mbah Warno “Anderson”Jika saat mengunjungi Kasongan anda tiba-tiba diserang lapar setelah seharian mencari kerajinan gerabah, tak perlu panik karena Mbah Warno “Anderson” siap menyelamatkan anda dengan ‘pecel Baywatch’

* Puncaknya Jogja
Bisa Kemah Benaran di Tengah RestoranSiapa bilang berkemah lumrahnya hanya bisa dilakukan di alam berupa gunung, pantai, atau hutan? Di Puncaknya Jogja, kita bisa merasakan kamping di restoran, tetapi masih dengan kentalnya suasana alam. * RM Legokan Ngancar
Lezatnya Mangut Gabus dari Tempuran NgancarIkan gabus dan berbagai hidangan ikan air tawar dari Sungai Bedog dan Progo menjadi primadona kuliner sebuah rumah makan di daerah Ki Ageng Mangir Wonoboyo dulu berkuasa. Di tempat ini, kita juga menemukan kuliner unik nan langka. * Saorsa Kopi
Meneduhkan Suasana di Tengah Hingar Bingar KotaJika kedai kopi yang lain berlomba-lomba mengonsep tempat ngopi yang minimalis-fashionable dan industrial, kedai Saorsa Kopi justru menawarkan kenyamanan menikmati kopi dengan konsep natural. * Saoto Bathok Mbah Katro
Sensasi Soto dalam Batok KelapaMencicipi kuliner mblusuk yang legendaris di Jogja, Saoto Bathok Mbah Katro, soto sapi dalam mangkok dari batok kelapa. * Sate Buntel Tambak Segaran
Jurus Cacah Daging Penakluk LidahSolo dan Yogya adalah dua saudara tua, persaudaraan ini berlanjut sampai urusan kuliner. Kecap rahasia racikan keluarga mengantar kenikmatan Sate Buntel ke setiap lidah pengunjung. (0274) * Sate Kambing Mbah Margo
Sate Paling Kondang di Kulon ProgoSate kambing lengkap dengan bumbu kecap, irisan bawang merah dan kubis dipadukan dengan nasi putih pulen nan wangi berhasil membuat nama Mbah Margo jadi kondang seantero Kulon Progo. Tak heran jika sate kambing ini jadi langganan banyak orang. * Sate Klathak Pak Bari
Lezatnya Sate Khas Imogiri, Pembeli pun Rela MengantriTusuk jeruji tak hanya membuat sate klathak jadi unik, namun juga membuat tiap potongan daging kambing makin lezat karena matang merata. Rangga dan Cinta dalam AADC 2 saja sudah pernah mencicipi sate racikan Pak Bari ini, kamu kapan? * Sate Pak Turut
Sate Kambing Paling Terkenal di GunungkidulEmpuknya daging kambing muda berbumbu gulai dilengkapi beragam empon-empon hasil kreasi Pak Turut, sukses menjadi sate kambing nomor satu di Gunungkidul. (0274) * Sate Petir Pak Nano
Rasa Pedas yang Bikin Ketar-ketirManisnya kecap berpadu pedasnya cabai rawit cincang dalam jumlah banyak adalah cita rasa khas Sate Petir. Ketika sebagian orang parno melihat banyaknya cabai, para penggila kuliner pedas malah ketagihan dengan sensasi rasanya yang membakar lidah.

* Sego Godog Pak Pethel
Jangan Makan di Sini Jika Belum Cukup SabarSiapa yang menyangka dari sakit masuk angin, Pak Pethel mendapatkan ide membuat resep masakan sego godog? Lalu apakah rasa sego godhog sama sederhananya dengan pengalaman munculnya ide resep? Simak liputan YogYes saat mencoba makanan ini. * Sentra Dawet Ayu Jalan Kusbini
Kuliner Penuh Filosofi di Depan Bengkel Kereta ApiJogja memang surganya kuliner, hingga kita tak perlu jauh-jauh ke Banjarnegara untuk mencicipi perpaduan segar dan manisnya dawet ayu. Tak hanya rasanya yang nikmat, kuliner yang banyak ditemui di Jalan Kusbini ini pun penuh cerita dan filosofi.

* Sop Merah Bu Asih
Sensasi Pedas Gurih yang Bikin NagihJika biasanya sop disajikan hanya dengan kuah bening nan gurih, lain cerita dengan sop racikan Bu Asih. Kuah sop berwarna merah hasil pencampuran pasta cabai ini membuat pelanggannya ketagihan dengan perpaduan cita rasa gurih dan pedas yang pas.

* Soto Djiancuk
Bukan Kata Umpatan, Melainkan Ungkapan PersahabatanBagaimana jika Anda disapa dengan sebutan djiancuk? Marah bukan? Namun, tidak bagi Suparjinah, pemilik warung soto nyentrik di Bantul. Ia sering disapa dengan sebutan ‘ibu soto djiancuk’. Alih-alih marah, ia malah merasa bangga dengan sebutan itu. * Soto Kadipiro
Resep Turun Temurun Hampir one hundred TahunIngin merasakan bagaimana rasa soto yang usianya hampir satu abad? Cobalah soto Kadipiro. Eits, tapi jangan sampai salah pilih, karena hanya ada satu yang asli. (0274) * The Waroeng of Raminten
Menunya Nyentrik Namun Bikin KangenDi tengah suasana sejuk yang dihembuskan lereng Merapi, seporsi ayam koteka telah siap dinikmati. Diiringi suara gamelan yang memecah sunyi, berbagai hidangan lezat dengan nama nyentrik lain pun menanti untuk dicicipi. (0274) * Thiwul Yu Tum
Panganan Jelata yang Naik KastaTekstur pulen dan lembut, ditambah inovasi bermacam rasa, membuat thiwul tak lagi jadi makanan kelas dua. Statusnya berubah, yang semula menjadi makanan jaman penjajahan, kini menjadi buruan wisatawan. (0274) * Tongseng Pak Kribo
Inilah Surga di Atas PiringDi Tongseng Pak Kribo, kita bisa melahap ‘surga’ di atas piring, meskipun harus mencicipi sedikit ‘neraka’ di kepala. * Mari Blusukan, Berburu Jajanan di Pasar Kotagede
Bernostalgia dengan Menjelajah RasaPasar Kotagede, pasar rakyat tertua di Jogja yang menyimpan ‘harta karun’ tersembunyi bagi pemburu kuliner langka. Tak sekedar menjelajah rasa, mencicipinya mengingatkan kita pada masa kecil nan ceria.

* Ungkrung
Kuliner Unik Warisan Musim PaceklikUngkrung (ulat jati) menjadi lambang kearifan masyarakat Gunungkidul dalam memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitarnya. Kuliner musiman ini pun mulai dicari oleh para wisatawan karena rasanya yang lezat dan bentuknya yang “unik”.

* Warung Ijo Baciro
Warung Sederhana dengan Sajian Kelezatan Cita Rasa Khas JawaTak jauh dari stasiun kereta api tertua di Jogja, di lahan parkir Lotek Teteg, puluhan menu masakan khas Jawa dapat dengan mudah ditemukan di sebuah warung sederhana. Mencicipinya, terasa lebih istimewa daripada mencoba masakan resto ternama.

* Warung Klangenan
Temu Kangen Kawan LamaDengan konsep makanan angkringan di rumah joglo, warung yang satu ini pas untuk temu kangen kawan-kawan lama. (0274) * Warung Omah Bu Ageng
Sepiring Kelezatan Nusantara, Mark Zuckerberg pun Pernah MencicipinyaKelezatan Indonesia dalam sebuah piring dapat ditemukan dalam masakan racikan Bu Ageng yang memadukan bumbu-bumbu khas Jawa dengan cita rasa Kutai. Tak hanya artis-artis kenamaan, pendiri Facebook pun sudah mencicipi keunikan sajian omah nusantara ini. (0274) Kembali ke atas